Sosial Media
0
News
    Home Kolom

    Owner Bisnis Harus Menjadi Penyemangat, Cara Leadership H.E.R.O.I.C Membantu Usaha Tetap Bertahan Saat Omzet Turun

    "Owner bukan hanya pengambil keputusan, tetapi juga penyemangat utama, motivator dan sumber energi bagi tim maupun keluarganya"

    5 min read

    Coach Randi Sovpria Nadi, S.E., Ase.Kom Asesor Kompetensi | Business Coach (Coach Faran Academy) S1 Managemen Pemasaran STIE IBiI (Kwik Kian Gie School of Business), Coach Randi adalah Asesor BNSP dan Coach UMKM berpengalaman 17 tahun di industri periklanan dengan klien Multinasional dan Nasional serta 4 tahun Brand Activation untuk product Rokok terkemuka di Indonesia. Bussiness owner Faufaubutik. Mie Ayam Bakso 77 dan Tipanza Bread, Aktif di ARMORNESIA, serta narasumber di RRI Pro2 FM, PF Preneur dan pendiri kanal YouTube “Tanya Coach Randi”.


    Dalam dunia UMKM, penurunan omset adalah hal yang sangat umum terjadi. Kadang karena musim sepi, perubahan tren, kompetitor baru, atau strategi pemasaran yang belum tepap. Dalam situasi seperti ini, peran owner bisnis menjadi sangat penting.

    Owner bukan hanya pengambil keputusan, tetapi juga penyemangat utama, motivator dan sumber energi bagi tim maupun keluarganya.

    Jika owner goyah, bisnis ikut melemah.
    Jika owner kuat, bisnis punya peluang besar untuk bertahan.

    Untuk membantu owner tetap kuat, fokus dan mampu mengambil keputusan yang tepat, metode leadership H.E.R.O.I.C menjadi salah satu pendekatan terbaik.

    Leadership H.E.R.O.I.C Sebagai Solusi Owner untuk Bertahan Saat Kondisi Menurun

    Metode H.E.R.O.I.C (Heart, End Vision, Reality, Options, Implementation, Commitment) memberikan kerangka berpikir yang membuat owner tetap stabil dan mampu membawa bisnis keluar dari masa sulit.

    Mari kita bahas secara detail bagaimana metode ini bekerja untuk membantu owner UMKM survive dan bangkit kembali.

    1. H – Heart (Hati & Motivasi)
    Fondasi Seorang Owner

    Saat omset turun, hal pertama yang biasanya terkena adalah mental owner:

    • mulai ragu
    • takut gagal
    • kehilangan semangat
    • mudah marah
    • merasa ingin menyerah

    Di tahap inilah Heart sangat dibutuhkan. Owner perlu kembali mengingat alasan utama memulai usaha:

    • ingin mandiri?
    • ingin memperbaiki ekonomi keluarga?
    • ingin memberikan manfaat bagi orang banyak?
    • ingin meninggalkan warisan bisnis untuk anak?

    Ketika motivasi ini diperkuat kembali, owner akan mendapatkan energi baru untuk terus maju meskipun situasi sedang berat.

    2. E – End Vision (Gambaran Akhir Bisnis)
    Tujuan yang Jelas Menguatkan Langkah

    Owner harus punya gambaran jelas tentang masa depan bisnis, bahkan ketika kondisi sedang menurun.

    Contoh End Vision:

    • punya omset stabil 50 juta/bulan
    • memiliki 2 cabang dalam 3 tahun
    • membangun brand yang dikenal
    • punya tim kecil tapi solid

    Vision ini membuat owner tetap punya arah, bukan hanya fokus pada masalah harian. Tanpa vision, owner akan menjalani hari tanpa kejelasan dan kehilangan semangat.

    3. R – Reality (Realitas Bisnis Saat Ini)
    Kejujuran Bukan untuk Menjatuhkan, Tapi untuk Memperbaiki

    Untuk keluar dari kondisi sulit, owner harus berani menilai realitas secara objektif:

    • berapa omset real saat ini?
    • menu/produk mana yang tidak laku?
    • apakah biaya operasional terlalu besar?
    • apakah owner kurang promosi?
    • apakah pelayanan turun kualitasnya?

    Reality membuat owner belajar, bukan menyalahkan. Dengan mengetahui kondisi sebenarnya, langkah perbaikan menjadi lebih terarah.

    4. O – Options (Pilihan Solusi)
    Selalu Ada Jalan untuk Bisnis yang Mau Berpikir

    Pada fase ini owner mencari berbagai solusi yang bisa dilakukan. Bukan langsung panik, tapi brainstorming dengan terstruktur.

    Contoh options saat omset turun:

    • membuat promo bundle hemat
    • memaksimalkan WhatsApp Broadcast untuk pelanggan lama
    • memperbaiki tampilan kemasan
    • menambah menu baru dengan margin tinggi
    • membuat konten video storytelling brand
    • kerja sama dengan UMKM lain
    • menawarkan paket catering kecil
    • menurunkan produk yang tidak laku
    • open reseller

    Semakin banyak opsi, semakin besar peluang menemukan jalan keluar.

    5. I – Implementation (Implementasi)
    Perubahan Terjadi Saat Owner Bergerak

    Banyak bisnis tidak bangkit bukan karena tidak punya ide, tetapi tidak berani memulai tindakan.

    Owner perlu membuat implementasi yang sederhana, realistis dan bisa dimulai hari ini.

    Contoh implementasi cepat:

    • posting 1 konten setiap hari
    • follow-up pelanggan lama
    • membuat paket hemat 7 hari
    • melakukan live jualan seminggu sekali
    • testing produk baru
    • minta feedback pelanggan

    Aksi kecil yang konsisten jauh lebih baik daripada rencana besar tanpa eksekusi.

    6. C – Commitment (Komitmen)
    Kunci Agar Bisnis Tidak Hanya Naik, Tapi Stabil

    Komitmen adalah kekuatan mental owner untuk tetap bergerak meski:

    • capek
    • penjualan turun
    • tidak ada hasil cepat
    • mood sedang turun

    Komitmen membuat owner tetap konsisten menjalankan strategi sampai terlihat hasilnya.

    Owner yang berkomitmen tidak mudah goyah. Dan bisnis yang digerakkan dengan komitmen pasti tumbuh, meski pelan tapi pasti.

    Mengapa Owner Harus Menjadi Penyemangat Utama?

    Karena dalam UMKM:

    • owner adalah pusat energi bisnis
    • tim melihat sikap owner
    • pelanggan menilai semangat pemilik usaha
    • keluarga ikut merasakan dampaknya
    • strategi tidak jalan tanpa mental yang kuat

    Jika owner lesu → bisnis ikut mati.
    Jika owner bangkit → bisnis ikut bergerak.

    Leadership H.E.R.O.I.C membantu owner menjadi pemimpin yang:

    • lebih fokus
    • lebih kuat mental
    • lebih berani mengambil keputusan
    • lebih terarah
    • lebih kreatif dalam mencari solusi

    Sehingga usaha tetap survive, bahkan bisa naik kelas setelah melewati masa turun.

    Kesimpulan

    Penurunan omset bukan akhir segalanya.
    Tetapi cara owner merespons keadaan tersebut akan menentukan masa depan bisnis.

    Dengan metode leadership H.E.R.O.I.C, owner memiliki panduan lengkap untuk:

    • memperbaiki mindset
    • menguatkan emosi
    • melihat realitas
    • membuat strategi
    • menjalankan tindakan
    • menjaga komitmen

    Inilah fondasi yang membuat UMKM bertahan, bangkit dan tumbuh.



    Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat

    Tags: #UMKMPondokPetir #UMKMKelurahanPondokPetir #Kampung1000UMKM #UMKMDepok #UMKMKotaDepok #UMKMBojongsari #UMKMBosama #UMKMJawaBarat #UMKMJabar

    Komentar
    Additional JS