Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Berawal dari Rindu, Berbuah Berkah: Perjalanan Sego Berkat Ibu Wita

    2 min read

    Penulis: Neneng | Foto: Seila Cun Dika | Editor: Ronald Simamora


    Sego Berkat Makin Nikmat, Cuan Meningkat Bermula dari rasa kangen dengan makanan khas kampung halamannya di Wonogiri, Jawa Tengah, ibu Wita tergerak membuat “Sego Berkat” sebagai pengobat rindu. Tidak hanya sebagai pengobat rindu kampung halaman, sego berkat juga menjadi bisnis kuliner ibu beranak tiga ini sejak tahun 2021 silam dengan modal awal 2,5 juta rupiah.

    Sego berkat adalah nasi yang dilengkapi oseng tempe cabe ijo, tempe dan tahu bacem, bihun goreng, oseng daging dan taburan serundeng yang dibungkus dengan daun jati sebagai ciri khas makanan ini. Satu bungkus sego berkat dijual ibu Wita seharga Rp10.000. Perempuan berusia 39 tahun ini awalnya berjualan sego berkat di depan rumahnya. Belakangan dia pindah berjualan di pinggir jalan raya Ar Rahman, di wilayah RT 08/RW 012, perumahan Villa Pamulang.

    Kebetulan dia mendapatkan bantuan gerobak dorong dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Dari hanya segelintir pembeli, perlahan ibu Wita didatangi banyak pelanggan, dari lingkungan sekitar dan para pembeli yang kebetulan lewat di ruas jalan pintas dari Pontir ke Tangerang Selatan. Setiap harinya 50 sego berkat laku terjual. Ibu Wita juga mulai menambah varian jualannya. Tidak hanya sego berkat, juga ada nasi kebuli, nasi ketan, dan rice bowl kini menjadi pilihan para pembeli.

    Semua proses produksinya dia kerjakan setelah selesai sholat Subuh. Untuk bahan baku, dia bilang mudah didapatkan di pasar tradisional dan warung sayuran dekat rumahnya. Hanya saja, daun jati sebagai pembungkus sego berkat, agak susah didapat di sekitar rumahnya. Terkadang daun jati dia dapatkan dari Cikarang, tempat suaminya bekerja. Di luar kesibukannya berjualan, ibu Wita juga aktif dalam berbagai organisasi sosial di lingkungan Kelurahan dan Kecamatan, diantaranya sebagai Pengurus UMKM Pondok Petir, Pengurus IPEMI Bojongsari, Anggota UMKM Bosama dan Pengurus PKK Kelurahan Pondok Petir. Dia juga aktif mempromosikan sego berkat ini dikalangan kawan-kawan UMKM di lingkungan Kelurahan dan Kecamatan dan bazaar-bazaar yang diikutinya di lingkungan kelurahan dan kecamatan, bahkan sampai ke tingkat Kota Depok.

    Kini, sego berkat bisa menjadi berkah untuk keluarganya dan sebagai pengingat kampung halamannya di Wonogiri. Nikmatnya sego berkat, bikin cuan meningkat.



    Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat

    Tags: #UMKMPondokPetir #UMKMKelurahanPondokPetir #Kampung1000UMKM #UMKMDepok #UMKMKotaDepok #UMKMBojongsari #UMKMBosama #UMKMJawaBarat #UMKMJabar

    Komentar
    Additional JS